Wednesday, November 30, 2016

Staycation The One Legian – Sky Pool & Santap Mantap di Bali

Wednesday, November 30, 2016 18 Comments

Nggak ada orang yang suka kalau penerbangannya ditunda aka delayed. Apalagi kalau delay nya sampai 3 jam lebih. Tapi yah al itu lumrah terjadi di Indonesia, apalagi kalau jam penerbangannya nanggung. Jam dua belas siang.

Rencana awal terbang dari Bandung ke Bali langsung bisa ke pantai nikmatin senja, pupuslah sudah. Begitu tiba di Ngurah Rai, langit sudah gelap. Namun, senyuman Ira, teman baik saya yang menjemput ke bandara, bisa bikin lupa rasa keki delay sama si singa.

Berkendara sekitar lima belas menit dari Bandara Ngurah Rai, resepsionis manis dengan outfit orange The One Legian menyambut hangat.

 “Morning Spirit, Miss Satya”, ujar Mbak nya.


Kan senang ya kalau habis kesal karena delay, begitu sampai hotel disambut ramah. Hati jadi adem lagi. Belakangan, saya baru sadar bahwa semua karyawan The One Legian ini saling sapa, baik ke tamu atau sesama staff dengan kalimat “Morning Spirit”. Usut punya usut, The One Legian ini memang mengedepankan keramahan dan kehangatan kepada setiap orang, ibarat matahari pagi. Jadi meski pun sudah malam, tetap bilangnya morning spiriiiiittttttt… *lalu tiba-tiba ingat salah satu restoran yang juga punya filosofi dan sapaan yang kurang lebih sama. Apaan ya?*

The One Legian ini dulu namanya The 101 Legian. Familiar kan sama namanya? Nah, karena mereka sudah naik kelas dari hotel bintang 3 menjadi bintang empat, namanya juga turut ganti. Meski dari tepi jalan hotel ini tidak terlalu besar, The One Legian ini punya 300 kamar lho yang dibagi menjadi Superior, Deluxe, Deluxe Pool Access, Deluxe Balcony, Deluxe Family & Suite. Aku sebenarnya kepengen Deluxe Pool Access supaya pas bangun pagi langsung bisa nyebur ke kolam renang, Romeo Pool. Sayangnya ketika saya menginap di sana, Deluxe Pool Access nya penuh. Ya karena banyak pasti yang sepemikiran sama aku, jadinya full-booked.




Tak apa, kamar Deluxe yang lain kan juga enak ya. Cuma tetap nggak bisa langsung ke kolam renang.  Bisanya lihat dari atas lalu loncat bebas ke kolam. Hahahaha.

Semua kamar yang ada di The One Legian didominasi warna orange, senada dengan ‘Morning Spirit’ nya. Kamarnya cukup luas dan disediakan sepiring buah-buahan segar di atas meja sebagai sambutan. Aw, manis sekali, buahnya.


SKY POOL PARTY


Salah satu yang menjadi daya tarik The One Legian ini adalah Sky Pool Party-nya. Ada tiga kolam renang di sana, Romeo Pool, Kids Pool dan Sky Pool. Biasanya, mulai jam 3 sore di hari Rabu, Jumat dan Minggu, musik sudah berdentam, pertanda sky pool party sudah dimulai. Bar yang ada di pojokan kolam terlihat ramai dengan tamu-tamu yang bolak-balik memesan bir dan berbagai macam cocktail untuk jadi teman bersantai. Aku suka DJ nya yang ciamik memilih musik dan bikin sky pool party nya super asyik!



Sewaktu aku update di social media bahwa aku menginap di The One Legian, salah satu teman yang berdomisili di Bali langsung nyeletuk “Wih The One. Asyik banget tuh Sky Pool Party-nya” di kolom komentar. Hmmmm, ternyata memang digandrungi banyak orang ya The One Legian ini, khususnya untuk Sky Pool Party.

Siapa saja boleh lho bergabung di Sky Pool Party meski bukan tamu The One Legian dengan membayar entrance fee Rp 150.000,-. Makanya lebih enak sekalian menginap di sini jadi nggak perlu bayar lagi.

Sehabis santai-santai di kolam renang, saya memilih untuk membaca buku  di bale-bale yang ada di Sky Lounge Bar, menikmati alunan musik sambil menyesapi hangatnya matahari senja. Di sore hari, kita memamng bisa melihat senja bulat dari rooftop hotel lho kalau lagi malas beranjak ke pantai.  Ini juga menjadi salah satu alasan kuat saya merekomendasikan The One Legian karena nggak semua hotel punya spot untuk menikmati langit senja di ruang terbuka.




SANTAP MANTAP di THE ONE LEGIAN


I’m so easy to pleased, with food. Nggak nyesal sama sekali menginap di The One Legian ini karena menu-menu yang disediakan super lezat. Dua chef yang sangat aku suka, Chef Nyoman Picha dan Chef Made Sudi, benar-benar lihai meracik bahan makanan menjadi santapan mantap. Ada dua restoran di The One Legian yakni Rooftop Dine & Music Lounge (tempat breakfast-nya di sini) dan De Basilico Kitchen & Bar.




Untuk menu lunch, aku mencicipi ‘Crispy Ginger Chicken’, ‘Grilled King Prawn Salad’, ‘Baked Chicken with Tamarillo Sauce’, ‘Lamb Shank with Blackpepper Sauce’, ‘Crab Cappelini Pasta’ yang disiapkan Chef Made Sudi. So juicy, so yummy! Tak lupa dessert-nya ‘Lava Chocolate Cake’ dan buah-buahan segar.






Untuk makan malam, Chef Nyoman Picha yang super humble mengizinkan saya untuk masuk ke dapur dan melihat beliau ‘berdansa’ di kerajaannya.

“Saya mau menyiapkan menu yang kamu banget dan nggak ada di menu The One Legian”, kata Chef Picha, panggilan akrabnya.

“Oh ya Chef? Menu apa?”, jawabku dengan mata berbinar.

“Just wait and ready for surprise”, ujar Chef Picha dengan kalem.

Aku langsung menerka-nerka menu apa yang akan disiapkan Chef Picha ya. Yang aku banget katanya. Hmmm…

Ternyata special menu untuk aku adalah grilled salmon dengan telur ikan hitam dilengkapi asparagus dan mashed potatoes. Aku terkejut juga dari mana Chef Picha tahu kalau aku suka sekali salmon. Padahal dia tidak bertanya apa-apa lho. I’m impressed… What a surprise… Hahahaha… Thank youuuuuu Chef Picha!

Makan malam makin terasa hangat karena Chef Picha bergabung di meja kami untuk makan malam dan berbagi cerita seru. Meski sedikit terdistraksi dengan suara dari speaker sound system film yang sedang diputar (ada free movie night-nya lho!) tapi malam itu tetap berkesan.



SPAAAAAA!!!


Sebelum staycation berakhir, aku menyempatkan diri untuk mencoba fasilitas spa & massage yang ada di The One Legian. Disambut dengan terapis manis, handuk dingin dan segelas minuman relaksasi (aku lupa namanya), aku diperbolehkan memilih minyak yang akan dipakai untuk massage. Sampai bingung saat memilih minyak saking semuanya berbau enak. Nggak cuma minyak aromatherapy, massage-nya juga enak banget sampai bikin ketiduran. Deuh, mana ada massage di Bali yang nggak enak ya.




PASTI KEMBALI LAGI!


Kalau sudah suka, pasti kepengen balik lagi. Begitu juga yang saya rasakan di The One Legian. Semuanya pas, nggak ada yang kurang. Pelayanannya oke, fasilitas bagus, makanan sedap. Selain itu lokasinya di Jalan Legian jadi memudahkan kita untuk kemana-mana di sekitaran Kuta Legian hanya dengan berjalan kaki. Meski di sepanjang jalan Legian banyak bar, rasa-rasanya sky pool party di The One Legian lebih enak karena luas dan tempatnya terbuka, nggak pengap sama asap. Kurang apa lagi coba?

Semoga puas ya stay di The One Legian! Pssttt, mereka lagi ada promo untuk End Year Holiday lho! Langsung aja buka websitenya ya!

THE ONE LEGIAN
Jalan Legian No 117,
Badung, Bali, 80361 Indonesia
Phone +62 – 361 – 3001 – 101

www.theonelegian.com

Friday, November 25, 2016

Suzuki GSX-R & GSX-S, Motor Sport Tangguh Untuk Road Trip

Friday, November 25, 2016 10 Comments


Sejak kecil, saya kepengen banget punya motor sport. Kok rasanya keren kalau perempuan berambut panjang bisa naik motor sport besar (sepertinya ini juga ada di adegan TVC dulu). Kece banget kayaknya. Dan ketika sudah menginjak usia segini, saya sudah mulai menimbang-nimbang motor sport apa yang mau dibeli. Ya siapa tahu ada yang cocok dan ada rejeki, langsung cusss beli. Maunya sih kalau ada motor sport, bisa dipakai juga untuk road trip.

Pas banget kemarin ada event otomotif Indonesia Motorcycle Show (IMOS 2016) di Jakarta Convention Center, yang dihelat dari tanggal 2 – 6 November 2016. Datanglah bersama beberapa teman ke sana untuk cuci mata sekalian mencari tahu apakah motor impian saya sedari dulu ikut dipamerkan. Ya jelas ada, namanya juga pameran sepeda motor!

Selama berkeliling di JCC, mata saya tertumbuk pada beberapa motor sport yang dipamerkan dan rasanya hati jatuh pada Suzuki GSX. Suzuki mengeluarkan motor sport GSX yang dibagi menjadi dua jenis yaitu GSX-R untuk ‘racing’ dan GSX-S untuk ‘Street Sport’. Katanya sih GSX-S ini adalah ‘alter ego’ buat pengendara motor yang mendambakan performa tinggi tapi tetap menyenangkan dan dinamis untuk dikendalikan . Cocok nih sebenarnya buat kaum hawa seperti saya. Pun rasanya pas buat diajak road trip kemana-mana.

Ada +Josefine Yaputri yang senang banget naik GSX-R

Tuh, Kak +Reh Atemalem Susanti Bangun cocok banget ya ngendarain GSX-S ini :D

Menyesuaikan dengan kecintaan dan gaya hidup bikers  Indonesia yang mendambakan motor sport 150cc tercanggih, Suzuki GSX-R dan GSX-S menjadi anggota keluarga baru Suzuki yang penuh dengan kecanggihan dan performa terbaik di kelasnya. Yang senang nonton Moto GP pasti tahu kalau Suzuki GSX-RR adalah andalan Suzuki yang sudah terbukti performanya dan mendulang sukses di kejuaraan balapan motor paling bergengsi di dunia itu.

Tampakan Suzuki GSX-R

Suzuki GSX-S
Dan tentunya kita patut berbangga karena Indonesia menjadi Negara yang terpilih untuk mengadakan World Premier Suzuki GSX-R150 dan GSX-S 150, motor sport stylish, kompak dan ringan yang telah dinanti - nanti. Yang menjadi sorotan juga adalah pemilihan negara Indonesia sebagai basis produksi Suzuki GSX-R150 dan GSX-S 150, yang besar kemungkinan juga akan di ekspor ke negara – negara lain. Woohooo…

Kira-kira, apa saja sih yang menjadi pembeda Suzuki GSX-R dan GSX-S?

Suzuki GSX-R 150 yang memiliki tampilan racing, mengusung mesin 150cc DOHC berteknologi fuel injection yang sanggup menghasilkan performa tinggi. Bobotnya yang ringan (perempuan saja bisa lho) menjadikan GSX-R sangat menyenangkan dikendarai. Perlengkapan terkini seperti LED Headlight, LCD Speedometer, dan Easy Start System telah digunakan. Selain itu, yang menjadi gebrakan dari Suzuki adalah penggunaan Key-less Ignition sebagai terobosan teknologi pertama dalam sejarah yang digunakan pada sepeda motor yang diproduksi di Indonesia.

Sedangkan GSX-S 150  menggunakan mesin dan sasis yang sama dengan GSX-R 150 namun bergaya lebih sporty dan ergonomis, menjadi suatu keunggulan yang berbeda dan tidak dimiliki oleh motor lain di kelasnya. GSX-S 150 sangat cocok untuk pengunaan sehari-hari maupun hobi berkendara di akhir pekan. Sepertinya enak juga dipakai road trip ke luar kota ya. Suzuki GSX-S 150 turut menemani kemunculan GSX-R 150 sebagai pilihan terbaik bagi konsumen yang lebih mengutamakan kenyamanan mengendarai motor berperforma tinggi.






Hmmmm, jadi kalian pilih yang mana? Aku sih tetap kesengsem sama si Suzuki GSX-S 150, semacam si feminine yang tangguh gitu. Rasanya cocok sama kepribadian daku. Hahahaha… Sudah terbayang bisa mengendarainya untuk road trip ke berbagai belahan tempat di Indonesia. So excited!

Kira-kira cocok nggak ini buat jadi temanku road trip? ;)
Sebenarnya, Suzuki GSX-R dan GSX-S ini baru mulai dipasarkan tahun depan. Beruntungnya yang datang pas event IMOS kemarin bisa dapat melihat langsung wujudnya dan juga coba-coba menaiki meski tidak mengendarai. Andai saja ada test ride-nya ya. Hehehehe…

Tapi GSX-R 150 dan GSX-S 150 sudah bisa di-booking dari sekarang lho melalui www.suzukigsxrs150.com. Kamu cukup mengisi persyaratan dan menyetorkan booking fee Rp 500.000 ke pihak dealer yang menghubungi konsumen. Kesempatan baik buat teman-teman yang ingin menjadi pemilik GSX-R 150 dan GSX-S 150 pertama nih di tanah air.


Yuk dlihat dulu, siapa tahu naksir dan harganya cocok di kantong, langsung deh dibeli buat road trip berikutnya. 

Follow Us @satyawinnie