Terios 7 Wonders - Tour De Flores 2016, Jelajah Nusa Nipa

Sunday, May 22, 2016


Larantuka selalu membuat saya jatuh cinta. Kota kecil nan apik yang menyuguhkan matahari terbit dan matahari terbenam di pantai. Kunjungan ke kota ini selalu berkesan untuk saya. Magis sekaligus menenangkan.

Masih dengan rambut basah sehabis keramas, saya berlari menenteng kamera ke depan penginapan (kami menginap di susteran), untuk menikmati matahari terbit. Langit jingga merona berubah menjadi keemasan yang tetap mempesona. Belaian mentari nan hangat di wajah selalu menambah semangat untuk memulai hari. Sempat terbengong sebentar, saya tak lupa mengabadikan momen itu lewat mata lensa.

Matahari terbit di Larantuka
Nama Flores berasal dari "Cabo De Flores" yang berarti tanjung bunga, adalah nama yang diberikan S.M Cabot, seorang keturunan Portugis dan diresmikan oleh Jenderal Hindia Belanda pada tahun 1636, Hendrik Brouwer. Sebelum Flores, pulau cantik di bagian timur Indonesia ini dikenal dengan nama Nusa Nipa. 


Hari pertama Terios 7 Wonders - Tour De Flores 2016. Berangkat dari Kota Reinha Rosari, Larantuka
Kota Larantuka
Ini kali kelima saya menyambangi Flores. Jikalau biasanya saya mengunjungi Flores untuk mengulik keindahan alamnya atau kekayaan budayanya, kali ini saya beruntung bisa ikut langsung menyaksikan perhelatan Tour de Flores 2016. Bagi yang belum familiar apa itu Tour de Flores, mungkin penjelasan paling sederhananya adalah lomba balap sepeda jarak jauh. Pernah dengar Tour de Singkarak dan Tour de Ijen? Nah, sama persis!

Peserta Tour De Flores bersiap. Photo by : Rynol (@r_nol)
Saya berangkat bersama dengan 2 blogger senior, Bang Farchan, Mas Iqbal Kautsar dan Ashari Yudha, Travel Instagramer yang hits itu. Selain mereka, saya juga berangkat dengan 8 lelaki lainnya dari Daihatsu. Bersama merekalah perjalanan Tour De Flores ini saya nikmati. Kami tergabung dalam ekspedisi Terios 7 Wonders yang sudah dihelat lima kali, dan TDF ini adalah perhelatan keenam. Selain menyaksikan TDF, tim kami juga akan mengulik 7 keajaiban / keunikan objek wisata di Flores. Pembalapnya melintas pakai sepeda, kami melintas pakai mobil. Hahahahaha.

“Jadi di trip ini lelaki semua ya?”, celetuk Bang Haga yang saya tanggapi dengan terkekeh. Iya juga ya, saya menjadi satu-satunya perempuan di trip selama 8 hari ini. Ah, tak apa. Saya tahu perjalanan ini pasti menyenangkan.

Setelah seharian mengulik Larantuka dan ikut perhelatan pesta rakyat (nanti akan saya ceritakan di blogpost lain), keesokannya kami bersiap untuk mengikuti seremoni pelepasan para atlit balap sepeda yang mengikuti Tour De Flores. Ada sekitar 120-an peserta dari 20 tim dan 28 Negara yang akan berjuang menaklukkan jalur Larantuka – Labuan Bajo dengan total jarak tempuh 661,5 kilometer.



Tenang saja, jarak itu tidak ditempuh dengan sekali kayuh. Bisa koit tuh semua pembalap sepedanya. Tour De Flores ini dibagi menjadi lima etape. Etape pertama, Larantuka – Maumere. Etape kedua Maumere – Ende. Etape ketiga Ende – Bajawa. Etape keempat Bajawa – Ruteng. Etape kelima Ruteng – Labuan Bajo.



Photo by : Rynol (@r_nol)
Saat menulis ini, rombongan kami sudah tiba di Ruteng, namun tim balap sepeda baru akan memulai etape keempat, Bajawa – Ruteng yang digadang sebagai jalur terberat dengan rute tanjakan dan turunan berkelok yang tidak habis-habis. Saya saja yang duduk di kursi tengah mobil sampai harus memasang seatbelt agar tidak terlempar ke kiri dan kanan karena tajamnya tikungan. Bahkan 13 pembalap sudah mengundurkan diri dan tidak sanggup lanjut balap lagi.


Mas Wawan, pelatih tim nasional Indonesia sendiri mengakui bahwa dibandingkan Tour De Singkarak dan Tour De Ijen, jalur Tour De Flores ini memang berat dan menantang. Saya ternganga ketika tahu harga satu sepeda yang dipakai untuk ajang balap sekitar 75an juta. Rangka body-nya sekitar 45 juta, velg sepedanya 30 juta dan harga satuan ban-nya 1 juta. Fantastis!

Antusiasme masyarakat Flores yang berbaris di jalan (bahkan sebagian mengenakan pakaian adat) dan melambaikan tangan, membuat para pembalap ini terdongkrak semangatnya. Rombongan kami pun ikut melambaikan tangan dari dalam kendaraan. Berasa selebritis jadinya. Hahahaha.

Tidak lupa juga masyarakat mengajak para pembalap untuk mengenal kebudayaan di Flores dengan mementaskan tarian-tarian adat di setiap pemberhentian etape.

Tari "Gawi Sadha" di Ende yang mengantarkan para pembalap Tour De Flores 2016

Antusiasme masyarakat Flores



Nona-nona cantik di Larantuka. Duh saya mau semua kainnya :D
Saya berharap (pastinya kalian juga) bahwa penyelenggaraan Tour De Flores ini berdampak terhadap pengembangan pariwisata dan meningkatkan angka kunjungan wisatawan mancanegara ke pulau bunga ini. Potensi yang dimiliki Flores memang luar biasa, mulai dari keindahan alamnya, kekayaan budayanya dan keramahtamahan penduduknya.



You Might Also Like

21 comments

  1. Komentar di atas aq nih sat,, ngakak :))
    eh btw, kalian gak ikutan balap sepeda kan? Hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahha banyak spam di blog ku nih. Yah maunya ikut sih Mon, tapi nggak sanggup beli sepedanya. 70 juta :)))

      Delete
    2. Hal yang tidak pernah terbayankan kini jadi kenyataan kepada keluargaku,,,kusus untuk AKI SANTOJOYO kami ucapkan banyak terimakasih yang sebesar-besarnya kepada aki. karena berkat bantuannya alhamdulillah keluarga kami bisa lepas dari hutang dan masalah, karena nomor “GAIB” untuk pasang togel, hasil ritual AKI SANTOJOYO memang benar-bener merubah nasib kami hanya sekejap,dan disitulah aku berkesempatan kumpulkan uang untuk buka usaha kembali,karena rumah juga sudah disita bank,,warung makan juga sudah bangkrut,,tapi itu semua aku masih tetap bertahan hidup dengan anak istriku,,walau cuma ngontrak tapi aku tetap bersabar dan akhirnya AKI SANTOJOYO lah yang bisa merubah nasib kami..maka dari itu AKI SANTOJOYO orang paling bersejarah di keluargaku…!!!jadi kepada teman-teman yang di lilit hutang dan ingin merubah nasib seperti saya silahkan hub AKI SANTOJOYO di nomor: 085211599919 atau silahkan KLIK DISINI dan dengan penuh harapan yakin dan percaya insya allah apa yang anda ingingkan pasti tercapai.

      Delete
    3. Terima kasih yang amat dalam kami ucapkan kepada MBAH SELONG yang
      telah memberikan kebahagian bagi keluarga kami…berkat Beliau saya
      sekarang udah hidup tenang karena orang tuaku udah buka usaha dan
      punya modal untuk buka bengkel skrang pun orang tuaku tidak di
      kejar-kejar hutang lagi…dan keluarga Kami di berikan Angka
      Ritual/Goib Dari mbah yg sangat Jitu 100%dijamin
      tembus…hingga keluarga kami sekarang merasa tenang
      lagi…terima kasih mbah…Jika Anda ada yg merasa kesulitan
      masalah Nomer ToGEL silahkan hbg Aja MBAH SELONG
      dinmr hp beliau (081-322-565-355)ATAU KLIK DISINI
      dan saya sudah membuktikan 3kali berturut2 tembus terimah kasih

      Delete
  2. Haha, pengen komen jg komen pertamax-nya ... Anyway, seru jg yg bs ikutin Tour de Flores scr langsung! Plus bs sekalian overland Flores ya? - impian yg mesti diwujudkan! ;-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wuhuuuu kamu harus cobain Flores overland Kak Timo. So much FUN!!!!!

      Delete
  3. aduh win hoax comment nya gak bgt deh :p


    ih aku suka banget nonton balap sepeda kek gini, sayang ya publikasinya ga sampai luar, keknya malah ramai Giro d Italia di TV-TV sini. Must be so great itu panorama nya Flores, wud love to return one day !

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Kak Feb. Aku menyayangkan kurangnya publikasi Tour de Flores ini. Semoga kedepannya bisa lebih baik. Jalurnya mantap! ;)

      Delete
  4. Ampun lihat sepedanya, itu bisa beli rumah banyak harganya. Duh pengen gowes jadinya hahahhahah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha iyak udah bisa DP rumah euyyy... Aku pun jadi pengen gowes tapi kalau jalur Flores overland mikir-mikir duluu. Hahhahaha :D

      Delete
  5. Wah. treknya kabarnya sangat menantang ya. Enak banget sepedaan dengan pemandangan indah kaya gini.. mantep mba sat, ditunggu oleh2 lainnya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Impianku pengen sepedaan juga nih Flores overland, Nif. Tapiiiii... Jalurnya begitu. Hahahaha. Iya tuh oleh-oleh ceritanya udah banyak ;)

      Delete
  6. "Ampun lihat sepedanya, itu bisa beli rumah banyak harganya. Duh pengen gowes jadinya hahahhahah"

    bener tuh, sepeda balap harganya segunung, : )

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yah namanya juga sepeda balap atlet professional Kak :p

      Delete
  7. heheh suer deh rame dan seru banget, pengen bisa ada ditengah2 situ

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jangan di tengah Kak. Nanti kamu ditabrak sepedanya mental. Hahahaha :p

      Delete
  8. kak.. wajahmu itu bisa beradaptsi ya kak? kok tiba2 wajah "batak" mu jadi menyatu dengan wajah orang flores? hmm.. bagi tips dong kak :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya sudah bisa dibilang Nona manis dari Flores kan? Hahahaha :p

      Delete
  9. Lucky you ya bodat abang. Udah 5 kali kesini trus ikutan overland pulak. Sekalipun awak kesini belum pernah.

    Doanya diaminkan semoga ga jadi cuma perhelatan besar saja tapi bisa bermanfaat banget pariwisata disana. Salut juga buat Daihatsu dengan event #Terios7Wonders nya << ngejilat banget ini mah :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lebih enak Borneo dong. Aku juga mau lintas Kalimantan. Hahahaha jadi kita satu geng #Terios7Wonders ya ;)

      Delete
  10. Kalau sekarang nonton serunya sepeda Tour de Flores, kayaknya besok2 kita perlu nyoba sepedaan overland Flores ya kak. Pasti seru nan melelahkan. Haha..

    ReplyDelete

Subscribe