Menyambut Parade Cap Go Meh di Singkawang

Thursday, February 25, 2016



Menjelang perayaan Cap Go Meh 2016, kota pecinan yang tersohor di Kalimantan Barat, Singkawang, menggeliat. 

Di tahun 2016, Tuhan mengabulkan doa saya untuk bisa menyaksikan Festival Cap Go Meh langsung di Singkawang. Setiap tahun, saya tidak pernah absen menghadiri festival ini tapi biasanya Cap Go Meh-an di Bogor. Ingin sekali lihat kemeriahan festival Cap Go Meh di Singkawang tapi selalu terbentur waktu dan dana. 

Siapa sangka tahun ini saya beruntung diundang untuk melihat langsung parade Cap Go Meh di Singkawang. Aihhh Mak, senang betul!

Perayaan puncak Cap Go Meh akan dilangsungkan tanggal 22 Februari 2016 alias hari ini. Dimulai jam 5 pagi nanti, wisatawan domestik dan mancanegara akan berduyun-duyun memenuhi jalur parade Cap Go Meh. Wow! Dari jam 5 pagiiii!

"Iya Mbak, biasanya festival baru dimulai jam 5 pagi setelah adzan sholat subuh selesai. Memang begitu dari dulu", ujar Bang Erwin, pemandu kami di Singkawang. 

Apa sih yang membuat Singkawang begitu terkenal padahal Cap Go Meh dirayakan oleh seluruh warga Tionghoa di dunia? 

Jawabannya adalah parade "Tatung", orang-orang yang melakukan aksi debus. Itu dia yang dinanti-nanti. Alasan hotel-hotel di sekitar Singkawang (bahkan Pontinak yang 3 jam perjalanan jauhnya) habis dibooking sejak 1 tahun sebelumnya. 


Para "tatung" atau penampil debus ternyata tidak sembarangan. Mereka dipercaya sebagai orang-orang yang terpilih untuk melakukan ritual yang membahayakan nyawa. Namun karena mereka dirasuki roh, mereka menjadi kebal dan tidak kesakitan sama sekali. 

Malam sebelum Cap Go Meh adalah malam paling hidup di Kota Singkawang. Seluruh gerbang klenteng dibuka dan bau dupa menyeruak ke setiap sudut kota. Persiapan ritual "tatung" sudah dimulai. 

Kami berjalan kaki melewati Ta Pe Kong, klenteng tertua di Singkawang yang di depannya ramai orang lalu lalang. 

Tak terasa sudah jam 3 pagi namun kota masih ramai dengan para pendoa. Sebentar lagi jam lima. Mari isthirahat sejenak sebelum menyaksikan langsung parade "Tatung".


Perjalanan ini adalah undangan dari Kementerian Pariwisata Indonesia . Saya dan teman-teman blogger mengeksplor beberapa tempat wisata di Singkawang. Silahkan juga cek foto-fotonya di Twitter dan Instagram dengan hashtag #PesonaSingkawang #PesonaPontianak #PesonaIndonesia


You Might Also Like

3 comments

  1. Aksi tatung ini seram banget. Lihat foto teman kemarin, ada yang pisau sampe di tusuk ke mulut. Tapi aku suka banget foto klenteng itu warna merahnya meriah.

    ReplyDelete

Subscribe