Tuesday, December 19, 2017

Kakatua Hostel Raja Ampat, Penginapan Nyaman Nan Minimalis

Tuesday, December 19, 2017 9 Comments

Memang di Raja Ampat ada banyak sekali penginapan mulai dari  resort, hotel, hostel, guesthouse, homestay. Silakan dipilih sesuai selera dan kemampuan kantong. Untuk di Raja Ampat penginapan ini terbagi di dua area yakni di Kota Waisai, sebagai pusat kabupaten, dan di pulau-pulau kecilnya. Salah satu yang saya rekomendasikan jika kalian memilih untuk menginap di Waisai, adalah Kakatua Hostel.

Tidak sampai 10 menit berkendara dari Pelabuhan Falaya, Kakatua Hostel ini gampang ditemukan karena bentuk bangunannya yang beda dari semua penginapan di Waisai. Di bagian depan ada signage Kakatua Hostel yang besar sekali dengan tulisan “Eat, Beach, Sleep, Repeat”.







Hostel yang baru beroperasi dari September 2015 ini jadi favorit saya karena hostelnya super bersih, desainnya unik minimalis didominasi warna hitam, putih, abu-abu (monokrom banget) dan interior kayu. Eksteriornya berbentuk rumah panggung jadi lebih unik dibandingkan penginapan lain di Waisai.




Sama seperti hostel pada umumnya, kamarnya tidak terlalu luas dan setiap kamar ada empat bunkbed, ranjang bertingkat. Enaknya, ranjang bertingkatnya dibuat spesial dengan ukuran yang lebih besar dari ranjang bertingkat pada umumnya. Karena saya sangat suka ranjang bertingkat, saya sampai tanya bikinnya di mana buat nanti dibangun di rumah masa depan. Hahahaha….






Kasurnya juga sangat empuk dengan bantal super empuk pula dan selimut lembut yang wangi. Handuk juga tersedia yang tak kalah wangi dengan selimutnya. Duh dijamin bikin nyamaaaannnnn, pewe (posisi wenak) banget dan nggak mau bangun dari tempat tidur. Di tiap tempat tidur juga terdapat colokan dengan tiga kepala (bisa bawa sendiri colokan sambung ekstra. Saya juga bawa kemana-mana) dan juga lampu baca.



Masing-masing tempat tidur memiliki tirai jadi tetap bisa punya privasi meski berbagi kamar dengan tamu lain. Dan juga ada 2 lemari yang berukuran cukup besar dengan empat pintu, jadi satu tamu bisa pakai masing-masing satu sisi lemari dengan kunci dipegang sendiri. 

Ada 6 kamar dengan masing-masing kamar ada empat kamar jadi totalnya 24 ranjang. Toilet dan shower nya ada di luar kamar, dipisah untuk pria dan wanita (ya iyalah ya), masing-masing dua shower room dan dua toilet. Saya pribadi suka sekali dengan kamar mandinya karena bersiiiiihhhhh banget. Kan nyaman ya kalau kamar mandi itu bersih dan nggak bau. Seluruh staff Kakatua benar-benar menjaga kebersihan setiap sudut hostel dengan apik. Rasa-rasanya kayak dibersihin tiap beberapa menit. Hahahaha. Thumbs up! Oh iya di Kakatua Hostel juga tersedia hot shower, shampoo, shower gel dan hair-dryer. Oh, enak banget!





Restoran Kakatua Hostel juga didesain seperti cozy café, dengan interior kayu serta kursi tinggi ala-ala di bar. Saya bisa duduk di sana berjam-jam untuk kerja dengan koneksi wi-fi yang super kencang. Tersedia free flow mineral water, coffee & tea di bar nya. Juga ada softdrinks, beer dan wine yang dijual di Kakatua Hostel.




Satu poin plus yang saya suka dari Kakatua Hostel ini adalah menu makan paginya yang enak. Bahkan kita bisa special order untuk makan siang dan makan malam kalau memang malas makan di luar hostel. Koki di Kakatua memang andalan deh. Saya sampai berpikiran akan bagus sekali kalau Kakatua Hostel juga membuat restoran dimana orang-orang yang tidak menginap di sana juga bisa menikmati sajian-sajian enak. Harus saya akui di Waisai susah mendapatkan makanan enak. Jadi kalaumenginap di Kakatua Hostel, enaknya sih minta disiapkan makan siang dan makan malam sekalian.




Oh iya, di belakang Kakatua Hostel ini ada pantai dengan pohon-pohon kelapa tinggi menjulang dan jadi spot favorit untuk mengabadikan panorama matahari terbit.


Kakatua Hostel juga punya little merch store yang menyediakan dry-bag berbagai ukuran, quickdry towel, t-shirt, keychain, totebag. Siapa tahu kalian tiba-tiba butuh pakaian atau handuk ekstra, atau nggak bawa drybag (ini penting lho kalau pergi liburan ke pantai / laut) bisa beli di Kakatua Hostel dan haganya bersahabat banget kok.

Selain mengelola penginapan, Kakatua Hostel juga menyediakan beragam paket trip Raja Ampat. Paketnya bisa kamu lihat di bawah ini. Bisa juga langsung kontak tim Kakatua Hostel jika kamu ingin arrange itinerary trip sendiri. Mereka akan dengan sangat senang hati membantu.



Untuk harga per malam di Kakatua Hostel : Rp 375.000,- sudah termasuk breakfast. Kalau minta makan siang tambahan costnya Rp 70.000,- dan makan malam Rp 80.000,-. Seluruh menu disediakan buffet. Tersedia juga menu ala carte, tingal disesuaikan saja, dikomunikasikan dengan staff Kakatua Hostel-nya.

Untuk reservasi, boleh langsung ke :

Website : www.kakatuahostel.com
Phone : (+62) 821 9750 9582
Instagram : @Kakatuahostel 

Selamat berlibur di Raja Ampat ya!

Cheers,





Monday, December 18, 2017

Tips Mencari dan Memilih Hotel Murah Ala Backpacker di Singapore

Monday, December 18, 2017 1 Comments


Saat liburan, saya adalah tipikal yang tidak terlalu mementingkan harus tidur di hotel mewah atau hotel budget. Tapi sebenarnya saya lebih memilih tidur di hotel budget karena biasanya seharian saya akan sangat sibuk eksplorasi ke sana-sini dari pagi sampai malam hari.

Toh kamar hotelnya cuma buat ditidurin beberapa jam saja, jadi kenapa harus pilih yang mahal? Apalagi kalau solo traveling, belum punya gandengan atau keluarga, kayaknya lebih hemat memilih hotel murah ya kan? Ya namanya juga backpacker kan, budget-nya terbatas.

Nah, dalam waktu dekat saya mau berencana jalan-jalan ke Singapore lagi bersama teman-teman. Kalau jalan-jalan di negeri orang, pastinya harus pintar-pintar mengatur budget apalagi di Singapore kurs-nya mahal buat orang Indonesia. Kita juga nggak mau kan pulang traveling dari luar negeri terus langsung bangkrut?


Oleh karena itu, Saya dan teman-teman lebih memilih untuk tidur di hostel karena jauh lebih hemat dibandingkan tidur di hotel dan juga hanya ditumpangi sebentar untuk tidur. Tapi jika kamu mencari hostel di Singapore, mesin pencari akan memberikan banyak sekali pilihan hostel dan akan bikin kamu bingung sendiri.

Beberapa hostel yang saya rekomendasikan di Singapore adalah Footprints Backpacker Hostel di Little India, Travellers Loft di Lavender, Pine Hostel di Lavender, ABC Premium Hostel di Little India, G4 Station Backpackers Hostel di Rochor, Beds and Dreams Inn di Chinatown, Meadows Hostel di Lavender, Capsule Pod Boutique Hostel di Chinatown, 5footway Inn Project Bugis di Kampong Glam. Semua hostel yang saya sebutkan di atas memiliki rating di atas 8/10 dari Trip Advisor. Itu artinya sudah banyak backpacker yang puas menginap di sana dan pelayanannya bagus.

5 Footway Inn Hostel (Image Source : Traveloka)

G4 Station Backpackers Hostel di Rochor (Image Source : Traveloka)

Footprints Backpacker Hostel di Little India (Image Source : Traveloka)

Pine Hostel di Lavender (Image Source : Traveloka)



Nah, saya punya tips nih buat teman-teman yang mau memilih hostel di Singapore. Ini dia :

1.  Pilih lokasi strategis.  Karena memilih lokasi itu juga berpengaruh sekali. Misalkan, pilihlah dengan tempat pusat perbelanjaan atau yang dekat pusat kuliner agar bisa berjalan kaki saja ke penginapan. Bisa juga mencari penginapan yang dekat dengan MRT (Mass Rapid Transportation) Station.  Saran saya enaknya cari penginapan di sekitaran China Town, Kampong Glam, Geylang Little India. Di sekitaran sini juga gampang untuk menemukan makanan halal seharga 1 SGD.

2.     Perhatikan review dan rating hotel. Ini penting juga karena kadang foto kamarnya bagus-bagus tapi pelayanannya kurang nyaman. Tapi sebenarnya di Singapura, hampir semua hostel itu enak dan nyaman karena mereka sangat memperhatikan standar pelayanan dan juga kebersihan.

3.     Pesan dari jauh-jauh hari agar lebih hemat. Yang jelas, kalau memang sudah punya rencana traveling, pesanlah hotel dari jauh-jauh hari. Syukurnya sekarang sudah ada Traveloka jadi kita bisa lihat beragam pilihan hotel dengan kategori yang bisa kamu pilih, “Luxury”, “Budget” atau “Promo”. Bahkan sekarang ada kategori baru yakni “Pay at Hotel” dan juga “Near MRT Stations” untuk pencarian hotel di Singapore. Idealnya 1 bulan sebelum keberangkatan, kamu harus booking untuk dapat harga murah. Bisa juga goshow tapi agak riskan kehabisan kamar dan harganya jadi agak lebih mahal.

4.     Pakai fitur “Best Price Watch” – nya Traveloka untuk membantu kita menemukan hotel hemat dan mengetahui kenaikan harga kamar. Ini sangat membantu saya untuk membandingkan harga dari satu hostel ke hostel lain. Misalkan ada kenaikan, kita langsung dapat notifikasi harga dari Traveloka. Nah, kalau misalnya kita pesan dari jauh-jauh hari, fitur ini sangat berguna untuk melihat apakah harga kamar yang kita mau turun harga atau malahan naik.



Penginapan dekat Chinatown juga asyik karena gampang cari makanan hehehe... Tapi cek dulu halal atau nggak ya ;) Favoritku di sini Laksa nya sih endeus....


Nah, untuk tips yang terakhir, kalian bisa dengan sangat gampang pakai aplikasi Traveloka. Untuk menggunakan fitur ini, yang harus dilakukan hanya :
1.     Lihat beragam hotel di tanggal yang sama menggunakan aplikasi Traveloka. Pilih yang sekiranya enak menurut kamu.
2.     Kembali lagi ke fitur hotel dan pilih “recently viewed” yang ada di sudut kiri atas.
3.     Klik watch di kolom kanan setiap hotel yang sudah dilihat sebelumnya.
4.     Tunggu notifikasi di aplikasi Traveloka saat ada perubahan harga di hotel yang sudah kita “watch” yang ada di “My Inbox”. Jadi kita akan selalu update harga terbaru dari hotel-hotel yang kita pilih.



Jadi, kalau pakai fitur Traveloka “Best Price Watch” ini berguna banget sih untuk saya. Oh iya, fitur ini hanya berlaku kalau kamu pakai aplikasi Traveloka di smartphone kamu. Jadi poin pertimbangan penting kan kalau misalnya harga penginapannya naik atau turun.

Semoga tipsnya berguna ya buat teman-teman. Biar nggak perlu khawatir cari penginapan murah saat melancong ke negeri orang. Ya kan ya kan?

Cheers,




Follow Us @satyawinnie